
Lahir di Sintang, 21 November 1986. Mahasiswa Jurusan Pendidikan Sastra Indonesia, UPI. Aktif di UKM Teater Lakon UPI. Salah satu puisinya :
Metamorfosis
Tetapkah harus kukatakan
bahwa hidup adalah pekik daun di malam hari
yang perlahan tertimbun salju bercampur ragu
Kemanakah gerombolan kepik-kepik
yang dengan binal menari demi runtuhnya awan
sedangkan ranting menyulut dendam di antara mereka
Lalu anak-anak kita berlari menuju mata air
yang kini perlahan memerah
Lalu anak-anak kita perlahan berkerut dahi
yang cerah tak terpahat padanya
Lalu kemanakah kita yang dulu itu?
Tertimbun saljukan?
Atau menjelma kepik-kepik binal?
2 komentar:
he...he...sudah lama kita tak jumpa
masih aktif nuliskan? kapan ketemuan
neh. baca puisi bareng lagi seperti
di subang. sebuah kenangan, membanggakan diiringi tarian jimbe.
puisimu bagus juga. kau kren. sukses.
mo gabung ke antologi Lanskap Senja
kirim 1 puisi mu. ok.
sahabat kecilku yang takut dengan jarum suntik....kini kamu dah jauh...kapan kita bisa kumpul lagi kayak dulu yahhh...kan kamu dah matang nichm kapan rencananya ngilangin rasa takut dengan jarum suntik biar ga nangis lagi lox ada yang mau nyuntik? buatin puisi buat aku donx....aku tau kamu paling jago buat puisi and syair dari dulu...kirim ke e-mail aku ya puisinya... good luck aja.
Posting Komentar